Niat Shalat Subuh: Sendiri, Mekmum, Imam dan Arab, Latin, Artinya Bahasa Indonesia

Niat shalat merupakan bacaan niat shalat untuk ketetapan hati (tekad) berserah diri meminta ampun dan pertolongan kepada Allah. Sebagai seorang muslim melaksanakan shalat subuh hukunya wajib (fardhu), karena salah satu dari shalat lima waktu.

Ketika akan mengerjakan shalat wudhu terlebih dahulu untuk menghilangkan hadas kecil (kondisi tidak suci) ada kotoran yang menempel pada tubuh kita. Wudhu yang sah menggunakan air bersih jangan air yang kotor dan ketika wudhu air mengali kemericik dari atas ke bawah.
bacaan niat shubuh
Shalat Subuh

Tentang Shalat Subuh

Jam : 04:30 WIB
Rakaat : 2 (empat)
Pahala : dikerjakan sendiri satu (1), berjamaah dua puluh tuju (27)

Shalat subuh adalah salah satu shalat wajib lima waktu yang dikerjakan pada waktu subuh jam 05:00 WIB atau sebelum terbit matahari dari timur. Shalat subuh berjumlah dua (2) rakaat, kenapa cuma dua seperti shalat sunah, karena pada waktu subuh orang tidur terasa nyenyak jadi mau bangun merasa berat. Jadi shalat subuh dua rakaat bertujuan agar tidak memberatkan orang muslim untuk menjalankan kewajibanya.

Pahala yang di dapatkan melaksnakan shalat subuh adalah shalat sendiri mendapatkan satu (1) pahala, shalat berjamaah di masjid atau rumah mendapatkan dua puluh tuju (27) pahala.

Keutamaan Shalat Subuh

Keutamaan salat Subuh adalah sipa yang menjalankan shalat subuh secara rutin dengan sungguh-sunggu Allah akan memberikan jaminan masuk surga, mendapatkan cahaya di hari kiamat, terhindar dari sifat munafik, dan menjadi pembuka pintu rezeki serta keberkahan.

Ketika kita melaksanakan shalat di saksikan oleh malaikat dari siang dan malam. Malaikat yang mencatat amal shalat ada dua yaitu Malaikat Raqib (di sisi kanan) mencatat amal baik dan Malaikat Atid (di sisi kiri) mencatat amal buruk manusia. Dua malaikat ini bertanggungjawab atas catatan amal di hari akhir, semua manusia dikumpulkan dibangkitkan di Yaumul Mahsyar atau Yaumul Hasyr sejak zaman Nabi Adam hingga akhir zaman.

Orang yang menganut agama islam harus menjalankan kewajian salah satu rukun islam, ketika di tinggalkan akan mendapatkan dosa, maka dari itu bacaan niat sholat ini menjadi panduan mengerjakan shalat sah untuk ketetapan hati (tekad) kepada Allah.

Niat Shalat Subuh Arab, Latin dan Artinya Terjemah Bahasa Indonesia

Komnusta kali ini membagikan bacaan niat shalat subuh sendiri, menjadi makmum, dan menjadi imam. Selain itu, juga di lengkapi bahasa arab, latin dan terjemah bahasa Indonesia agar mudah dipahami dan dapat digunakan untuk penghafalan.

Niat Shalat Subuh Sendiri Arab, Latin dan Artinya

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى.

Arab latin: Ushallii fardash Shub-hi rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa.

Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu subuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, karena Allah Ta’ala."

Niat Shalat Subuh menjadi Makmum Arab, Latin dan Artinya

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى.

Arab latin: Ushallii fardhash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati makmuuman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu subuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai makmum, karena Allah Ta’ala."

Niat Shalat Subuh menjadi Imam Arab, Latin dan Artinya

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى.

Arab latin: Ushallii fardash-Shubhi rak’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu subuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat, sebagai imam, karena Allah Ta’ala."

Itulah bacaan niat sholat subuh sendiri makmum dan imam yang bisa digunakan untuk penghafalan niat subuh dan artinya. Semoga bacaan niat shalat subuh ini bermanfaat.